Pak Mohamad - Sopir Ojol

Diperbarui: 18 Sep 2021

Banyak orang mengandalkan minum kopi biar semangat kerja, tapi sopir ojol seperti Pak Mohamad enggak mungkin beli di Starbucks!


Halo pak, berapa sering anda mangkal di Manggarai ?

Setiap hari saya mangkal sini, stasiun yang terdekat rumahnya. Kalo ada pesanan tunggu di stasiun lain sampe dapat yang saya balik lagi.


Dan pulang kalau udah dapat keuntungan berapa pak ?

Batas saya murah banget, mungkin hanya 30.000-35.000 sehari.


Iya itu tidak banyak. Kalo menunggu pesanannya bapak nongkrong di warung aja, atau tidak ?

Ya pasti. Pendapatannya terlalu kecil untuk ke tempat lain, dan ada banyak teman saya daerah sini juga.


Kalo semua warungnya menghilang, mungkin dalam proses pembangunannya, apakah masih tetap mengkal di Manggarai ?

Tidak tahu. Ini pas banget bagi saya, tapi mungkin kalo tidak bisa beli kopi harus ke stasiun yang ada lebih banyak. Pasti tidak bisa beli kopi starbucks! (Teman-temannya sependapat segini juga.)


Gimana dengan jasa-jasa lain daerah Manggarai, contoh montir atau tukang cuci helm ? Pernah perlu jasa-jasa itu ?

Tidak juga, saya bisa servis motornya sendiri, dan beli bensin langsung dari pertamina.


Akhirnya pak, apakah ada rekomendasi rencana pembangunan Manggarai ?

Ya, mereka harus buat shelter online sama fasilitas-fasilitas kami. Ini lebih lancar untuk penumpangnya juga, kan ? Penumpang juga bisa ketemu driver langsung di shelter itu.


Ya Pak, terima kasih atas waktunya.

Tidak apa-apa.

0 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua